Teropong Ong Tentang Runtuhnya Hindia Belanda

On History and Memory

Di tengah mabok opor dan ketupat, dua hari Lebaran ini saya membaca kembali sebuah buku yang ditulis Onghokham berjudul Runtuhnya Hindia Belanda. Buku ini sangat penting bukan karena sekedar ditulis oleh seorang “sejarawan selebritis” ternama Indonesia. Buku ini menjadi penting karena inilah karya utuh Ong dalam bentuk buku. Onghokham lebih suka menelurkan pemikirannya dalam bentuk fragmen-fragmen esai. Buku karya Ong lebih banyak merupakan esai-esainya yang tercecer di Kompas dan Tempo serta artikel-artikel berkualitasnya di Prisma.

Disertasinya tentang petani dan priyayi di Malang pada abad-19 sampai sekarang tidak diterbitkan. Padahal itu adalah magnum opus-nya sebagai sejarawan. Sebuah kitab yang harus dibaca oleh sejarawan yang ingin mengerti tentang sejarah Jawa pada abad-19.

Sebelum membahas substansi dari buku ini ada baiknya saya membahas latar belakang penulisan buku ini. Buku ini adalah skripsi Onghokham ketika menempuh studi sejarah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Tahun 1968 skripsi ini selesai ditengah-tengah tekanan yang…

Lihat pos aslinya 2.776 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s